Sabtu, 28 Maret 2009

Perbedaan Kabel Cross dan Straight

Dalam pengkabelan jaringan komputer ada dua macam konfigurasi pengkabelan yaitu:
1. Kabel straight
2. Kabel cross

1.Kabel stright: kabel straight adalah kabel yang sangat simpel karena untuk konfigurasi nya adalah tetap. kabel ini digunakan untuk jaringan yang melewati hub atau antar komputer tidak terhubung langsung tapi melewati sebuah media. biasanya kabel ini digunakan untuk jaringan lokal dengan hub sebagai perantaranya.


Jadi intinya adalah antara pin yang satu dengan ujung yang lain urutan kabel nya sama yaitu : putih orange, orange, putih hijau, biru, biru putih, hijau, putih coklat, coklat.

2.Kabel cross: kabel ini berbeda dengan kabel straight biasanya di gunakan untuk jaringan point to point atau hub pc ke pc secara langsung tanpa melewati media lain. dan antara urutan kabel pada ujung satu dengan ujung yang lain berbeda.


Nah perbedaan yang terlihat mencolok adalah kalau straight urutannya sama, tapi kalau cross berbeda. kalau ujung satu sudah urut seperti cabel staright maka ujung satunya di balik yaitu putih hijau, hijau, orange, biru, biru putih, putih orange, putih coklat, coklat. begitu teman2. semoga bermanfaat yach!

Baca Selengkapnya......

Rabu, 25 Maret 2009

7 Layer OSI Jaringan




Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

* Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
* Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
* Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.

Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.

Layer Ke- 7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Layer Ke- 6 Presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
Layer Ke- 5 Session layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Layer Ke- 4 Transport layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
Layer Ke- 3 Network layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
Layer Ke- 2 Data-link layer Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
Layer Ke- 1 Physical layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Sumber : http://sipiyuku.woowhosting.com

Baca Selengkapnya......

Selasa, 24 Maret 2009

Moo System Monitor




Moo System Monitor, software yang akan memonitor segala informasi komputer/notebook anda.Yah bisa dibilang cukup berguna kok karena mirip dengan vista sidebar cuma bedanya Moo system monitor lebih komplit, ga percaya??? coba aja download (gratis kok, hahahaha). Bagi yang mau download klik link download di bawah ini.



Download

Baca Selengkapnya......

Selasa, 03 Maret 2009

Komik Eyeshield 21



Tau cartoon Eyeshield 21 kan, itu loh cartoon tentang American Football. Yang menceritakan Kobayakawa Sena, seorang anak yang mempunyai kecepatan lari yang sangat kencang hingga dijuluki runing back secepat cahaya.
Bagi yang mo download silahkan, tapi.... bayar.hahahahah ga dink. Gue kasih buat kalian per chapter, gratis kok......(heh..) Smoga bermanfaat yah!!!





Chapter 180
Chapter 181
Chapter 182
Chapter 183
Chapter 184
Chapter 185
Chapter 186
Chapter 187
Chapter 188
Chapter 189
Chapter 190
Chapter 191
Chapter 192
Chapter 193
Chapter 194
Chapter 195


segini dolo yah... yang lain nyusul, OK!!

Baca Selengkapnya......

Senin, 02 Maret 2009

Software

1.Mini Game
2.Autologic Registry Cleaner
3.Moo System Monitor
4.Hotfix
5.Foxit Reader
5.Vista Inspirat

Baca Selengkapnya......

Autologic Registry Cleaner




Software yang membantu anda memperbaiki registry eror, sehingga dapat mempercepat kinerja komputer anda. Yang mau, klik link download di bawah. Ok!!! semoga berguna!!!
NB : Suport for XP/Vista

Download

Baca Selengkapnya......

Minggu, 01 Maret 2009

Mini Game

Nih gw kasih mini game, lumayan bagus kok. And suport for vista juga loh.

1.MotoGeek
2.Flying Fox
3.Need for Waves

Baca Selengkapnya......
Yugo Adil Wicaksono © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute